Wow, Jakarta kota terjorok ketiga di dunia

Standard

Lagi-lagi Jakarta, tempat kelahiranku yang sangat ‘famous’ ! Jakarta merupakan ibukota dengan penduduk terpadat di Indonesia, tak heran karena setiaa sektor  yang ada di Jakarta memang menjadi magnet bagi penduduk daerah lain. Terutama di sektor ekonomi. Jakarta semakin hari semakin padat dengan berbagai aktivitas dan kesibukan.

Dengan jumlah penduduk  9.6 juta jiwa (berdasarkan sensus penduduk tahun 2011), kota ini tak pernah sepi. Menyimpan berbagai fenomena kehidupan sosial. Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan ternyata juga pusat berbagai kemacetan dan bencana banjir yang tidak ada jalan keluarnya. Berbagai upaya telah di lakukan pemerintah, namun hasilnya tidak maksimal dan terkesan selalu terbengkalai. Seperti proyek banjir kanal timur yang ternyata bukan solusi yang baik,, pembuatan jalur sungai yang tidak terealisasi, dan berbagai macam proyek yang hanya membuahkan cibiran masyarakat.

Jakarta bukan hanya terkenal dengan sebutan kota paling macet  dan kota paling padat, tetapi juga kota paling jorok, sampai-sampai dijuluki kota terjorok ketiga oleh WHO (world health organization) setelah Thailand pada urutan kedua dan Mekico pada urutan pertama. Hal ini disebabkan karena Jakarta merupakan kota dengan pencemaran tertinggi khususnya pencemaran udara yang disebabkan oleh polusi kendaraan yang mencapai 70%.

Hal ini juga erat kaitannya dengan kemacetan yang tak pernah habis serta pertumbuhan alat transportasi khususnya kendaraan pribadi 10.9% pertahun serta tata ruang Jakarta yang sudah kacau. Gangguan kesehatan penduduk di dalamnya juga terus bertambah dengan keadaan ini. Pencemaran udara dapat menyebabkan berbagai macam penyakit saluran pernapasan dan salah satunya bisa menyebabkan gangguan reproduksi seperti berkurangnya tingkat produksi sperma pada laki-laki.

Pencemaran udara juga mempunyai dampak buruk pada keseimbangan lingkungan, sangat berpengaruh pada tumbuhan dan hewan, kerusakan pada  tumbuhan , laju fotosintesis yang menurun, dan gangguan syaraf pada hewan. Polusi di Jakarta yang diakibatkan tingginya kemacetan lalu lintas, juga menimbulkan biaya kesehatan yang tinggi. Menurut hasil kajian Bank Dunia dampak ekonomi akibat  polusi ini ialah Rp. 1.8 triliun. (sumber : vivanews.com)

Daerah penghijauan semakin sedikit karena terus ditumbuhi dengan pembangunan gedung bertingkat seperti apartemen, perumahan elit dan eksklusif, serta sarana ekslusif lainnya, yang menjadikan Jakarta semakin sumpek. Belum lagi penduduknya yang terus bertambah, diperkirakan sampai tahun 2030  dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah(RTRW) Jakarta hanya mampu menampung 12.5 juta jiwa. Di tahun 2011 saja jumlah penduduk di Jakarta sudah hampir 1o juta jiwa dengan tambahanaktivitas penduduk luar daerah yang beraktivitas di Jakarta sekitar 2.5 juta jiwa pada siang harinya, bagaimana dengan perkembangan penduduk Jakarta 20 tahun ke depan ? Namun begitu dari tahun ke tahun jumlah penduduk dari luar daerah semakin menurun, diperkirakan menurun 15% atau kurang lebih 50 orang. Semoga tingkat pertambahan penduduk bisa teus ditekan.

Lingkungan Jakarta semakin lama semakin buruk. Sanitasi yang buruk, tempat tinggal warga ilegal di sekitar pinggiran jakarta, serta berbagai macam kehidupan sosial menjadikan Jakarta semakin tak sedap dipandang. Sangat sedikit sekali ruang hijau yang bisa kita temui. Predikat Jakarta sebagai kota terjorok seharusnya merupakan tamparan keras bagi kita warga Jakarta serta Pemprov DKI Jakarta.

Lingkungan yang bersih dan pengurangan tingkat pencemaran udara merupakan agenda wajib dan harus dilakukan untuk menghilangkan predikat buruk tersebut. Jangan jadikan Indonesia masuk ke dalan jajaran negara dengan berbagai predikat buruknya. Jakarta merupakan warisan para pendahulu yang sangat sulit  di dapatkan. Menghargai Jakarta sama saja dengan menghargaikerja keras para pendahulu kita. Jadikan Jakarta kita yang bersih, sehat, asri dan menjadi kebanggaan Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s