Pembangkit Listrik Tenaga Osmosis

Standard

 

Lagi dan lagi saya membagikan ilmu mengenai energi alternatif. Karena memang semakin hari bahkan detik penelitian tentang energi baru terus berkembang. Kali ini energi yang ramah lingkungan ini berasal dari tekanan osmosis yang nantinya akan diubah menjadi energi kinetik yang kemudian akan diubah menjadi energi listrik atau disebut sebagai pembangkit listrik tenaga osmosis. Masih bingung ? Mari kita uraikan.

Ya, Osmosis. Merupakan salah satu sifat yang dimiliki dari benda cair (fluida) untuk berpindah melalui lapisan semiperrmiabel diantara 2 fluida yang memiliki kepekatan berbeda. Lapisan semipermiabel ini berfungsi untuk memisahkan 2 lapisan dan hanya mampu ditembus oleh air, sementara partikel yang lain tertahan. Sehingga arah pergerakan fluida berasal dari fluida dengan kepekatan rendah menuju fluida dengan kepekatan lebih tinggi hingga dicapai kepekatan yang sama.

Nah, Tekanan ini yang kemudian akan menyebabkan pergerakan fluida/cairan dan tekanan ini yang dapat digunakan sebagai sumber energi kinetik. Konsep inilah yang kemudian digunakan pada pembangkit listrik dengan konsep teknik osmosis dengan memanfaatkan air laut. Dengan memanfaatkan kepekatan air laut dan juga air murni, pembangkit listrik dengan teknik osmosis dapat dikembangkan.

Teknik osmosis yang digunakan untuk pembangkit tenaga listrik memiliki dua tipe yang berbeda, yaitu SHEOPP Converter dan Underground PLO Plant :

1. SHEOPP Converter

Pembangkit listrik ini terpasang di dasar permukaan laut. Prinsip yang digunakan adalah menggunakan air laut sebagai fluida pekat, dan memanfaatkan aliran air sungai atau dam yang berfungsi  sebagai fluida yang kurang pekat. Dasar peletakan pembangkit ini didasar laut dikarenakan faktor beda ketinggian dan juga kadar kepekatan air laut itu sendiri. Faktor ini cukup mempengaruhi energi listrik yang nantinya dapat dibangkitkan.

2. PLO Plant

Tipe pembangkit Undergorund PLO Plant memiliki prinsip kerja yang sama dengan SHEOPP Converter. Perbedaannya terletak pada penempatan pembangkit. Jika pada SHEOPP Converter, pembangkit diletakkan pada bagian dasar laut untuk memastikan tekanan dan jumlah fluida yang tepat, maka pada pembangkit tipe Undergorund PLO plant pembangkit diletakkan di bawah tanah. Hal ini yang didasarkan untuk memunculkan perbedaan tekanan, dengan mengalirkan air dari sungai atau dam dan air laut menuju ke level tekanan yang lebih rendah.

Wow, tekanan dari air yang bersifat osmosispun dapat dijadikan penemuan energi alternatif. Namun, seperti kendala energi alternatif pada umumnya. Pembangkit listrik tenaga osmosis ini juga terbentur dalam masalah kualitas, kuantitas dan ekonomisnya. Lapisan semipermiabel yang berperan sangat penting dalam pemindahan larutan yang pekat ke kurang pekat menjadi kendala teknik, selain itu biaya besar yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi listrik per Watt-nya. Oleh karena itu masih sedikit pembangkit listrik dengan teknik ini yang dikembangkan.

Perusahaan Starkraft di Tofte, Norwegia dan Eddy Potash Mine di New Mexico salah satu yang mengembangkan pembangkit listrik ini. Namun, ketika pertama kali dibangun, pembangkit listrik yang berada di Norwegia hanya mampu menghasilkan beberapa kilo-Watt yang jika dikonversikan hanya dapat memanaskan air untuk 1-2 ketel.

Sampai sekarang, penelahaan dan penelitian lebih lanjut tentang pembangkit listrik ini terus dikembangkan. Terutama untuk mencari lapisan semipermiabel yang baik dan memakan biaya seminimal mungkin namun menghasilkan energi listrik semaksimal mungkin. Mengingat sumbernya yaitu air laut yang melimpah dan tak akan lekang, pembangkit ini tidak akan terancam kepunahan. Dengan catatan..STOP EXPLOITATION ! (Jeny Widya Pangestika)

 

Referensi :

http://kimia.upi.edu

http://www.kaskus.us

http://id.wikipedia.org

 

Sumber gambar :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s