Gebrakan Ahok di Rapat Dinas PU

Standard

Semarak pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang lalu ternyata masih menyisakan harapan yang besar untuk DKI yang lebih baik ke depannya. Melalui berbagai tindakan nyata pasangan berpengaruh di DKI ini Jokowi-Ahok membuktikan bahwa mereka tidak sekedar hanya menjadikan program mereka hanya merupakan magnet semata untuk menarik perhatian warga DKI Jakarta.

Sosok Jokowi-Ahok yang simpatik, pro-rakyat dan langsung ke sasaran membuat warga DKI simpatik akan kinerja mereka. Baru-baru ini Wakil Gubernur Basuki Thahaja Purnama (Ahok) mengadakan rapat dengan Dinas PU DKI Jakarta di Balai Kota pada 8 November 2012 lalu. Bukan hal luar biasa karena memang rapat semacam ini sudah layaknya diadakan. Namun kali ini Ahok dengan terbuka mendokumentasikan rapat dengan Dinas PU tersebut dengan video yang kemudian di upload di media sosial Youtube. Tanpa editan sama sekali.

Selama ini kita tahu, Youtube menjadi salah satu media yang digunakan hampir oleh seluruh warga dunia, baik untuk mendokumentasikan video pribadi, publik maupun untuk kepentingan lainnya. Sangat berguna untuk mengetahui dokumentasi yang lebih konkrit karena disertai secara visual dan lisan. Sehingga, para penontonnya tidak lagi khawatir mengenai keaslian dari dokumentasi yang dihasilkan.

Namun, sangat jarang kita temukan pihak pemerintah Indonesia baik daerah maupun ibukota yang secara terang-terangan meliput rapat seperti yang dilakukan wagub DKI Jakarta kemarin ini. Rapat kali ini didokumentasikan untuk kemudian di upload di Youtube agar masyarakat tahu. Seringnya rapat diadakan tertutup karena menyangkut kepentingan pemda setempat. Sehingga terkadang masyarakat tidak tahu bagaimana kinerja dan hasil dari berbagai rapat yang diadakan. Istilahnya kita tinggal terima jadi saja.

Dalam Pesan melalui BlackBerry Messenger yang diterima LICOM, Selasa (13/11/12), Ahok berpesan untuk bantu sebarkan dan menyertakan tautan aksi Ahok di Youtube saat menggelar rapat dengan jajaran Dinas PU DKI Jakarta (lensaindonesia.com)

Gebrakan ini berisi permintaan wagub Ahok kepada jajaran DINAS PU untuk menghemat anggaran sebesar 25 persen dari pagu yang telah diajukan. Rapat yang dihadiri Wakil Kepala Dinas PU Jakarta, Tarjuki dan jajarannya ini menjadi tegang seketika ketika Wagub DKI Ahok mempertanyakan pertanyaan yang seharusnya dijawab dengan lancar karena merupakan pekerjaan umum Dinas PU, tapi nyatanya jajaran Dinas PU gelagapan dan ragu-ragu untuk menjawabnya.

Salah satunya, ketika Basuki mempertanyakan anggaran Rp1 Miliar untuk membuat pos polisi. Para pejabat hanya terdiam, dan selanjutnya sibuk bertanya kanan- kiri untuk menjawab pertanyaan Basuki. Kontan, Basuki geram bukan kepalang. Ia pun mengancam akan membuat anggaran sebesar Rp0, lalu proyek dilaksanakan dengan anggaran operasional gubernur.

“Anda kasih speknya, saya yang cari konsultannya,” kata Basuki (beritasatu.com)

Saya pikir ini bukan trik wagub DKI Jakarta untuk menarik simpatik warga. Namun lebih kepada kesadaran bahwa tak perlu ada lagi yang ditutup-tutupi apalgi menyangkut masalah anggaran, toh uangnya berasal dari rakyat juga kan. Jadi, sudah selayaknya dipergunakan juga untuk rakyat. Sosok pejabat pro-rakyat memang banyak sekali tantangannya. Hanya masyarakat yang menjadi penopang keberadaan mereka. Kepercayaan yang penuh dapat menjadi semangat tersendiri untuk pejabat seperti pak Ahok ini.

Berikut video Rapat Wagub DKI Jakarta dengan Dinas PU DKI Jakarta kemarin,

 JenyWidyaPangestika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s